13.20

"Layaknya Seorang Da'i"

Secara bahasa "da'i" berarti penyeru, da'i merupakan pekerjaan yang harus melekat pada diri setiap muslim. Karena sesungguhnya Alloh telah mengisyaratkan kepada hambanya untuk menjadi segolongan ummat yang menyeru kepada kebaikan, mengajak untuk berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar. Untuk lebih yakin coba aja buka Q.S. Ali-Imron:104. Kalau kata Imam As-Syahid Hasan Albana: "Nahnu du'at qobla kullu sya'in" kita adalah da'i (penyeru) sebelum segala sesuatu. Kita adalah da'i sebelum kita jadi mahasiswa, kita adalah da'i sebelum kita jadi pengusaha, kita adalah da'i sebelum kita jadi direktur, dan kita adalah da'i sebelum segala gelar, jabatan, kedudukan dan apapun melekat pada diri kita. Setuju gak ???
Tugas seorang da'i bukan tugas sembarangan yang bisa dikerjakan sambil tiduran atau tumpang-tumpang kaki sambil dengerin musik yang melalaikan. Karena seorang da'i mempunyai tugas untuk menyampaikan nilai-nilai kebenaran yang bersumber dari Alloh yang Maha Agung. Dan tugas seorang da'i adalah tugas yang diberikan oleh Alloh, bukan tugas dari sebuah organisasi atau lembaga apapun. Dan sesungguhnya dalam menjalankan tugasnya, seorang da'i tidak akan bisa lepas dari berbagai tantangan, ancaman yang datang dari dalam diri kita atau di luar diri kita. Yakinilah bahwa seorang da'i adalah seorang yang luaaaaaaarrrrrrrr biazzzzaaaaaaa!!!
Ada beberapa karakter yang selayaknya dimiliki oleh seorang da'i yang mengemban tugas besar dari yang Maha Besar. Allohu Akbar !!!. Mari kita simak pesan-pesan Alloh untuk para da'i yang tiada lain adalah orang-orang yang mengikuti langkah para nabi. "Dan betapa banyak nabi yang berperang(berjuang/berda'wah) didampingi sejumlah besar dari pengikutnya yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Alloh, tidak patah semangat dan tidak pula menyerah kepada musuh. Dan Alloh mencintai orang-orang yang sabar. Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah do'a,"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir. Maka Alloh memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Alloh mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan." (Q.S. Ali-Imron:146-148)
(M2R)
bersambung ................

21.38

Tebar Ta'jil Hamasah

Rabu petang 17 Sept 08 merupakan petang yang berbeda di jalan babakan loa, karena hari itu anggota hamasah turun ke jalan untuk membagi-bagikan ta'jil (makanan/minuman pembatal puasa) ke seluruh pengguna jalan gunung batu.

Anggota hamasah yang kira-kira berjumlah 20an orang mulai berjalan dari kampus analis kesehatan ke terminal gunung batu sambil membagi-bagikan ta'jil berupa es bul-bul dan kurma. Walau tak seberapa tetapi keutamaan untuk mempercepat buka puasa bisa dilaksanakan oleh umat muslim sekitar babakan loa karena aksi ini.

Di terminal gunung batu waktu magrib lebih padat dari biasanya, banyak orang hilir mudik mencari makanan untuk berbuka puasa dan mungkin untuk sahur nanti. Orang-orang pun menyambut baik aksi tersebut dan terlihat senang karena mendapat ta'jil gratis tepat di waktu magrib.

Selain membagi-bagikan ta'jil, anggota hamasah dari seluruh jurusan poltekkes ini pun menempelkan stiker yang bertuliskan "Stop Maksiat Di Bulan Ramadhan, Selesai Ramadhan Stop Terus Maksiatnya" di pintu-pintu angkot.

Walaupun aksi ini berlangsung singkat, namun diharapkan masyarakat sekitar mendapat manfaat dari aksi tersebut.

10.36

Malaikat

“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk menguruh berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (35:1)

Tuhan yang telah menugaskan malaikat menyampaikan wahyu pada para Nabi-nabi-Nya., Untuk menyampaikan kepada mereka berbagai macam urusan. Malaikat itu adalah sejenis makhluk yang mempunyai sayap sebelah menyebelah di sampingnya, dua-dua, tiga-tiga, atau empat-empat, yang akan membantu di dalam perjalanannya menyampaikan dengan segera peringah-perintah Allah, baik berupa suruhan maupun berupa larangan, kepada para Nabi-Nya. Allah SWT berkuasa menambah sayap para malaikat lebih banyak lagi menurut kehendak-Nya, sesuai dengan keperluan. Tidak ada kekuatan yang bagaimanapun kuatnya yang dapat menghalangi-Nya karena Dia itu Maha Kuasa atas kegala sesuatu.

Ada hadist yang menerangkan bahwa : “Sesungguhnya Nabi Muhammad saw telah melihat malaikat Jibril dalam bentuk asli kejadiannya mempunyai enam ratus sayap. (HR. Muslim dari Ibnu Mas’ud.)

10.18

Nikmat Ahli Puasa

Allah Ta’ala berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari tertentu... (2: 183-185).

Puasa adalah ibadah yang wajib dilaksanakan oleh seorang muslim pada waktu tertentu yaitu bulan ramadhan, namun tidak hanya pahala dari ibadah wajib yang akan didapat, tapi masih ada keutamaan lain yang luar biasa dari ibadah puasa ini. Seperti yang di riwayatkan oleh beberapa sahabat tentang keutamaan puasa dibulan ramadhan.

Dari Abu Hurairah ra. Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda : “Barangsiapa bersedekah sepanjang jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga : “Hai hamba Allah, inilah pintu yang lebih baik. “Barangsiapa yang termasuk golongan orang yang mengerjakan salat maka ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa termasuk golongan orang-orang yang melakukan jihad, maka ia akan dipanggil dari pintu jihad. Dan barangsiapa yang termasuk golongan orang-orang yang mengerjakan puasa, maka ia akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyan (Pintu Kesegaran). Dan barangsiapa yang termasuk golognan orang-orang yang suka bersedekah, maka ia akan dipanggil dari pintu sedekah. Abu Bakar ra. Berkata : “Demi ayah dan ibuku, wahai Rasuullah, bukankan ada orang yang dipanggil dari pintu-pintu karena darurat? Maka, apakah ada seseorang yang dipanggil dari semua pintu itu?” Beliau menjawab :”Ya ada, aku mengharapkan semoga kamu termasuk dari golongan mereka. (HR. Bukhari & Muslim)

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga ada pintu bernama Ar-Rayyan (Pintu Kesegaran), dimana nanti pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk lewat pintu itu, dan tidak seorangpun yang dapat masuk lewat pintu itu selain mereka, dimana penjaga pintu mengucapkan : “Mana orang-orang yang berpuasa” kemudian mereka pun berdiri, tidak ada seorangpun selain mereka yang boleh masuk lewat pintu itu. Apabila mereka telah masuk pintu surga maka ditutuplah pintu itu. Maka dari itu tidak ada seorangpun yang dapat masuk pintu itu selain mereka yang ahli berpuasa. (HR. Bukhari & Muslim dari Sahal bin Sa’ad)

Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang hamba yang mengerjakan puasa karena Allah, melainkan Allah menjauhkan dirinya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun karena puasanya yang sehari itu.” (HR. Bukhari & Muslim dari Abu Sa’id Al Khudriy)

Nah, bagaimana perasaan sahabat, setelah membaca hadist-hadist diatas. Betapa besar cintanya Allah SWT terhadap hambanya, sampai-sampai Allah telah menyiapkan surga Ar-Rayyan khusus untuk hambanya yang berpuasa. Apakah timbul rasa rindu pada bulan ramadhan pada hati sahabat sekalian? Ataukah rasa ingin sesegera mungkin bertemu dengan bulan puasa? Insya Allah kita semua mudah-mudahan bertemu dengan bulan ramadhan. Amin.


Kasi Comment Yah... Bisi ada salah" ^^.

17.05

Membongkar Jaringan AKKBB (Bag. 2)

Monday, 09 June 2008

Bulan Mei lalu, ada dua isu panas di tengah masyarakat kita. Pertama soal rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Yang kedua, soal kelompok sesat Ahmadiyah yang hendak dibubarkan namun mendapat dukungan dari koalisi liberal dan kelompok non-Muslim. Di saat itulah, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika Serikat memenuhi undangan Shimon Wiesenthal Center (SWC) untuk menerima Medal of Valor, Medali Keberanian. Selain untuk menerima medali tersebut, Durahman juga menyatakan ikut merayakan hari kemerdekaan Israel, sebuah hari di mana bangsa Palestina dibantai besar-besaran dan diusir dari tanah airnya. Medali ini dianugerahkan kepada mantan presiden RI ini dikarenakan Durahman dianggap sebagai sahabat paling setia dan paling berani terang-terangan menjadi pelindung kaum Zionis-Yahudi dunia di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.Lazimnya acara penganugerahan penghargaan, maka dalam acara ini pun selain medali, ada juga sejumlah dollar yang dihadiahkan Shimon Wiesenthal Center kepada sang penerima. Hanya saja, berapa besar jumlah hadiah berupa uang ini tidak disebutkan dalam situs resmi Wiesenthal Center tersebut ( www.wiesenthal.com ).

Dalam acara dinner yang dihadiri tokoh-tokoh Zionis Amerika dan Israel, di antaranya C. Holland Taylor (CEO LibForAll), Rabbi Marvin Hier (Pendiri SWC, dinobatkan oleh Newsweek Magazines sebagai Rabbi paling berpengaruh nomor satu di AS tahun 2007-2008), Rabbi Abraham Cooper (menempati urutan ke-25 Rabbi paling berpengaruh di AS tahun 2008), CEO Sony Corporation, dan lainnya, antara penerima penghargaan dengan tuan rumah—para Zionis Amerika dan Israel tersebut—berlangsung obrolan santai namun serius.

Selain isu Ahmadiyah, topik kontroversi kenaikan harga BBM yang tengah hangat di dalam negeri (Indonesia) diduga kuat menjadi salah satu bahan pembicaraan mereka mengingat kebijakan pemerintahan SBY tersebut sesungguhnya mengikuti Grandesign Washington agar harga minyak di Indonesia bisa sama dengan harga minyak di New York, sesuai Letter of Intent (LOI) dengan IMF pada tahun 1999. DI tahun 2000, USAID pun telah mengucurkan dollar dalam jumlah besar kepada pemerintah RI untuk memuluskan liberalisasi sektor Migas (silakan baca wawancara eramuslim dengan Revrisond Baswir dalam rubrik bincang-bincang).

Target IMF untuk menyamakan harga BBM di New York dengan di Indonesia sebenarnya sudah harus tercapai pada tahun 2005, namun tersendat-sendat karena penolakan dari rakyat Indonesia sangat kuat. Sebab itu, di tahun 2008 ini Amerika agaknya tidak mau hal tersebut tersendat lagi. “Penyesuaian” harga BBM harus terus jalan. Zionis-Amerika sangat berkepentingan dengan hal ini, sebab itu mereka mendesak pemerintahan SBY yang memang sangat takut dan tunduk tanpa reserve pada AS agar segera menaikkan harga BBM. Bagaimana takutnya SBY terhadap AS bisa kita lihat sendiri saat Presiden Bush datang ke Bogor, 20 November 2006, di mana persiapan yang dilakukan pemerintah ini sangat keterlaluan berlebihan dan cenderung paranoid.Pada tanggal 24 Mei 2008, pemerintah menaikkan harga BBM. Abdurrahman Wahid sudah tiba di tanah air.

Untuk menekan penolakan, pemerintah SBY (lagi-lagi) memberi ‘permen’ kepada sebagian rakyat miskin bernama Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun Social bumper ini malah menjadi bulan-bulanan kecaman ke pemerintah. Gelombang unjuk rasa dilakukan mahasiswa dan elemen-elemen rakyat. Tokoh-tokoh nasional seperti Amien Rais dan Wiranto pun sudah terbuka menyatakan ‘perang’ terhadap sikap pemerintah menaikkan harga BBM. Banyak kalangan berfikir, demo-demo ini akan meningkat eskalasinya hingga jadi besar, bahkan bukan mustahil rusuh Mei 1998 terulang kembali. Teriakkan “Turunkan SBY-JK!” sudah terdengar di mana-mana. Pihak kepolisian menerapkan status Siaga Satu saat itu.Sejak itu tiada hari tanpa demo. Istana merupakan tempat paling favorit para pendemo. Hari ahad, 1 Juni 2008, sejumlah elemen masyarakat termasuk massa dan anggota PDIP dan elemen umat Islam seperti FUI, HTI, dan FPI, sudah mengantungi izin untuk melakukan aksi unjuk rasa di Monas, Jakarta. Sedangkan AKKBB menurut laporan ke pihak kepolisian hanya melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI, sekitar tiga kilometer dari kawasan Silang Monas.Jalur Demo dan Polisi Yang AnehDari Bundaran HI, tiba-tiba massa AKKBB bergerak long-march ke kawasan silang Monas yang sudah dipenuhi massa umat Islam yang tengah berdemo.

Padahal pemberitahuannya hanya ke Bundaran HI. Aparat kepolisian berusaha mencegah massa AKKBB yang sebagiannya merupakan pendemo bayaran yang sesungguhnya tidak tahu apa-apa menuju silang Monas di mana massa elemen umat Islam tengah melakukan demo, agar tidak terjadi bentrok.Namun massa AKKBB membandel dan polisi (anehnya) tidak mampu menghalangi massa AKKBB mendekati massa umat Islam. Setelah berdekatan, orator dari massa AKKBB memprovokasi massa umat Islam yang banyak terdiri dari para laskar meneriakkan, “Laskar setan!” dan sebagainya.

Terang, mendapat provokasi seperti ini anak-anak muda dari massa Islam marah. Apalagi di antara massa AKKBB yang berada di dekat massa Islam ada yang membawa-bawa spanduk besar berisi penolakan SKB Ahmadiyah. Ini jelas provokasi. Anak-anak Laskar Islam pun menyerbu massa AKKBB. Dan terjadilah rusuh Monas.Dalam tulisan ketiga, akan dipaparkan keanehan lainnya ba’da peristiwa Monas yaitu sikap SBY yang tiba-tiba cepat tanggap (biasanya peragu dan lamban), respon Kedubes AS dan pejabat Kedubes AS yang menjenguk korban, plintiran media massa baik itu cetak maupun teve, dan sebagainya.Apa pun itu, semua ini telah berhasil membelokkan isu utama negeri ini dari yang tadinya menyoroti kenaikan BBM dan penolakan Ahmadiyah, menjadi isu sentral pembubaran FPI. Baik SBY maupun para liberalis dan non-Muslim yang tergabung dalam AKKBB (termasuk kelompok sesat Ahamdiyah) diuntungkan.

17.01

Membongkar Jaringan AKKBB

Wednesday, 04 June 2008

Nama Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) menjadi buah bibir setelah peristiwa rusuh di silang Monas pada hari ahad siang, 1 Juni 2008. Sebelumnya, aliansi ini sering kali diidentikan dengan gerakan pembelaan terhadap kelompok sesat Ahmadiyah, sebuah kelompok yang mengaku bagian dari Islam namun memiliki kitab suci Tadzkirah—bukan al-Qur’an—dan Rasul Mirza Ghulam Ahmad, bukan Rasulullah Muhammad SAW.Jika menilik perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat Ahmadiyah dengan AKKBB, maka akan bisa ditemukan benang merahnya, yakni permusuhan terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin.Ketika Ahmadiyah lahir di India, Mirza Ghulam Ahmad mengeluarkan seruan agar umat Islam India taat dan tsiqah kepada penjajah Inggris, dan mengharamkan jihad melawan Inggris.

Padahal saat itu, banyak sekali perwira-perwira tentara Inggris, para penentu kebijakannya, terdiri dari orang-orang Yahudi Inggris seperti Jenderal Allenby dan sebagainya. Dengan kata lain, seruan Ghulam Ahmad dini sesungguhnya mengusung kepentingan kaum Yahudi Inggris.Bagaimana dengan AKKBB? Aliansi cair ini terdiri dari banyak organisasi, lembaga swadaya masyarakat, dan juga kelompok-kelompok “keagamaan”, termasuk kelompok sesat Ahmadiyah. Mereka yang tergabung dalam AKKBB adalah:
Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
National Integration Movement (IIM)
The Wahid Institute
Kontras
LBH Jakarta
Jaringan Islam Kampus (JIK)
Jaringan Islam Liberal (JIL)
Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)
Generasi Muda Antar Iman (GMAI)
Institut Dian/Interfidei
Masyarakat Dialog Antar Agama
Komunitas Jatimulya
eLSAM
Lakpesdam NU
YLBHI
Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika
Lembaga Kajian Agama dan Jender
Pusaka Padang
Yayasan Tunas Muda Indonesia
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
Crisis Center GKI
Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)
Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)
Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)
Gerakan Ahmadiyah Indonesia
Tim Pembela Kebebasan Beragama
El Ai Em Ambon
Fatayat NU
Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
Koalisi Perempuan Indonesia
Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya
Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta
Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo
SHEEP Yogyakarta Indonesia
Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
LSM Adriani Poso
PRKP Poso
Komunitas Gereja Damai
Komunitas Gereja Sukapura
GAKTANA
Wahana Kebangsaan
Yayasan Tifa
Komunitas Penghayat
Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB
Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo
Crisis Center SAG Manado
LK3 Banjarmasin
Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar
Jaringan Antar Iman se-Sulawesi
Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin
PERCIK Salatiga
Sumatera Cultural Institut Medan
Muslim Institut Medan
PUSHAM UII Yogyakarta
Swabine Yasmine Flores-Ende
Komunitas Peradaban Aceh
Yayasan Jurnal Perempuan
AJI Damai Yogyakarta
Ashram Gandhi Puri Bali
Gerakan Nurani Ibu
Rumah IndonesiaMenurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi cair dari 64 organisasi, kelompok, dan lembaga swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi kebanyakan merupakan organisasi ‘ladang tadah hujan’ yang bersifat insidental dan aktivitasnya tergantung ada ‘curah hujan’ atau tidak. Maksudnya, kelompok atau organisasi yang hanya dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor asing, dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.

Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi yang jelas dan bergerak di akar rumput. Walau demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan inilah yang menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.Keseluruhan organisasi dan kelompok ini sebenarnya bisa disatukan dalam satu kata, yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah gudang dari isme-isme yang “aneh-aneh” seperti gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM, Demokrasi, dan sebagainya. Ini tentu dalam tataran ide atau Das Sollen kata orang Jerman.Namun dalam tataran faktual, yang terjadi di lapangan ternyata sebaliknya. Kalangan intelektual dunia paham bahwa negara yang paling anti demokrasi di dunia adalah Amerika, negara yang paling banyak melanggar HAM adalah Amerika, negara yang merestui pasangan gay dan lesbian menikah (di gereja pula!) atas nama liberalisme adalah Amerika, dan sebagainya.

Dan kita tentu juga paham, ada satu istilah yang bisa menghimpun semua kebobrokkan Amerika sekarang ini: ZIONISME.Bukan kebetulan jika banyak tokoh-tokoh AKKBB merupakan orang-orang yang merelakan dirinya menjadi pelayan kepentingan Zionisme Internasional. Sebut saja Abdurrahman Wahid, ikon Ghoyim Zionis Indonesia. Lalu ada Ulil Abshar Abdala dan kawan-kawannya di JIL, lalu Goenawan Muhammad yang pada tahun 2006 menerima penghargaan Dan David Prize dan uang kontan senilai US$ 250, 000 di Tel Aviv (source: indolink.com), dan sejenisnya. Tidak terhitung berapa banyak anggota AKKBB yang telah mengunjungi Israel sambil menghujat gerakan Islam Indonesia di depan orang-orang Ziuonis Yahudi di sana.Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya.Jelas, bukan sesuatu yang aneh jika kelompok seperti ini membela Ahmadiyah. Karena Ahmadiyah memang bagian dari mereka, bagian dari upaya pengrusakkan dan penghancuran agama Allah di muka bumi ini.Bagi yang ingin mengetahui ideologi aliansi ini maka silakan mengklik situs-situs kelompok mereka seperti libforall.com, Islamlib.com. dan lainnya.

Walau demikian, tidak semua simpatisan maupun anggota AKKBB yang sebenarnya menyadari 'The Hidden Agenda' di balik AKKBB, karena agenda besar ini hanya diketahui oleh pucuk-pucuk pimpinan aliansi ini, sedangkan simpatisan maupun anggota di tingkat akar rumput kebanyakan hanya terikat secara emosionil kepada pimpinannya dan tidak berdasarkan pemahaman dan ilmu yang cukup.

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/tha/8603185827-membongkar-jaringan-akkbb-bag.1.htm

16.55

FPI Berdzikir, AKKBB Nyalakan Lilin

Wednesday, 04 June 2008

Sejak tengah malam, Jalan Petamburan III yang telah dihalangi sejumlah bambu yang dililit kawat duri tampak dipenuhi oleh massa dan simpatisan Front Pembela Islam. Jalan selebar lebih kurang lima meter yang berada di depan markas FPI tampak ditutupi karpet dan tikar seadanya.

Acara dzikir bersama dilantunkan dipimpin oleh Ustadz Alwi dari FPI.“Kami di sini, malam ini, berdzikir kepada Allah agar kami diberi kekuatan menghadapi cobaan ini dan semoga Allah membuka mata hati saudara-saudara Muslim yang ada di mana pun agar bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil, ” ujar Ust. Alwi. Suasana syahdu tampak terasa di sekitar markas FPI ini.

Lantunan ayat-ayat suci dan dzikir terus bergema memenuhi langit Petamburan.Sementara itu, di Yogyakarta, puluhan massa Gerakan Integrasi Nasional (GIN) yang termasuk dalam kelompok AKKBB menggelar malam renungan dengan menyalakan lilin. Menyalakan lilin bukan bagian dari tradisi Islam, melainkan tradisi orang-orang kafir. Walau demikian, sejumlah perempuan berkerudung ketat (bukan jilbab) tampak mengikuti acara tersebut. Entah, mereka paham atau tidak bahwa Rasulullah SAW empatbelas abad lalu sudah memperingatkan umatnya agar tidak sekali-kali menyerupai atau melakukan hal-hal yang menyerupai orang kafir, seperti menyalakan lilin untuk suatu acara tertentu.

Hal yang dilakukan AKKBB memang tidak istimewa. Karena aliansi yang terdiri dari banyak orang dari agama yang berbeda tersebut, bahkan ada yang mengaku tidak beragama namun menggunakan istilah 'penghayat terhadap ketuhanan'--sudah terbiasa atas nama pluralisme dan liberalisme mengerjakan hal-hal yang bukan tuntutan agamanya sendiri. Abdurrahman Wahid sebagai sesepuh AKKBB misalnya, sering berkunjung ke gereja dan bahkan ke Israel menemui tokoh-tokoh Zionis di sana sembari mengecam HAMAS yang merupakan kelompok pejuang kemerdekaan Palestina.Dari dua momen ini sudah jelas bisa ditangkap simbol-simbol atau ideologi kedua kelompok tersebut. FPI jelas berideologi Islam dengan menggelar acara dzikir, sedangkan yang menyalakan lilin di Yogya adalah elemen dari AKKBB. (rz)

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/nas/8604025234-fpi-berdzikir-akkbb-nyalakan-lilin.htm

12.27

Hamasah Islam 2007-2008

Alhamdulillah atas berkat rahmat Allah SWT akhirnya Hamasah Islam sudah berada di kepengurusan baru, saat ini menjabat sebagai Ketua yaitu Akh.M.Rasyid Ridlo dari Jurusan Analis Kesehatan, dan Subhanallah sekarang pengurus Hamasah mencapai 72 mahasiswa, tentunya dari berbagai jurusan dunk.
Semoga cahaya lentera da'wah akan terus bersinar di kampus Poltekkes Bdg, dan tentunya diseluruh dunia. Amin. Oya sahabat Insya Allah nanti Hamasah juga akan Launching Majalah Hamasah, tepatnya pada acara Dies Natalis Poltekkes tgl 25 Februari 2008. So, buat sahabat semuanya siap-siap aja yah. Jgn lupa diedisi perdana ini sahabat juga bisa kirim-kirim salam buat sahabat Poltekkes lainnya, caranya tinggal hubungi aj Contact Person Majalah Hamasah di masing-masing Jurusan. OK!
Kami tunggu...
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
(anggi.red)

17.36

TA'ARUF

Assalamu'alaikum ya akhi... ya ukhti

Tahmid dan shalawat terucap diawal perjumpaan kita, Semoga Allah SWT selalu merahmati kita dan memberikan kita kekuatan untuk tetap istiqamah menjadi pengikut setia dan penerus perjuangan Rasulullah Muhammad SAW.
Sahabat, inilah blog yang kami buat sebagai salah satu perjuangan da'wah kami. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pencerahan unutk sahabat-sahabat pembaca dimanapun berada (tentunya di depan komputer yang tersambung ke internet .red). Kami berharap sahabat pembaca bisa memberikan saran dan kritik yang menginspirasi kami untuk senantiasa memperbaiki diri.
Dan diakhir kepengurusan Hamasah Islam 2006/2007 ini, kami mengajak sahabat semua berpartisipasi dalam polling yang kami adakan di blog ini untuk memilih mas'ul (ketua) periode 2007/2008.
Selamat membaca!!!